Alkisah di negeri nun jauh di sana,
terciptalah sebuah sayembara
'tuk menemukan kisah dan dongeng terindah.
Banyak orang mencoba,
tapi hanya dua yang berbeda..
Inilah kisah dari mereka berdua,
cerita dari negeri nun jauh di sana...
Hai, hai. Droo di sini.
Sudah dua hari semenjak acara pembukaan Olymphiart dilaksanakan, tapi... Aku masih saja teringat betapa meriahnya acara saat itu. Panitia mengundang mahluk-mahluk sihir dari berbagai penjuru untuk memberikan persembahan yang sangat menarik. Aurora si Putri Tidur saja sampai mereka bangunkan dari hibernasinya untuk datang! Heboh banget gak tuh?
Oke, oke. Aku akan cerita kejadiannya secara lengkap biar kamu gak penasaran.
Saat itu sekitar pukul empat waktu Indomuggle bagian barat, Lapangan Besar di tengah Institut Penyembuh Nangornia langsung luber oleh ratusan penyihir yang siap meramaikan acara pembukaan. Dan, seperti yang sudah kusebutkan di atas tadi, panitia memeriahkan acara pembukaan ini dengan persembahan operet dari para mahluk dongeng tadi.
Ada putri duyung yang didaulat menjadi pembawa acara, ada juga peri-peri sebagai backing dancers. Mereka memang hot sekali--para peri-peri itu. Whew.

Dan, oh ya, tentu saja, para Putri Dongeng. Sebut saja, semua ada. Rapunzel, Cinderella, Aurora, dkk. Mereka semua datang dan menjadi kerumunan para penyihir pria yang ada di sana. (Walaupun tentu saja, Putri Salju dan hujan salju ketombenya berhasil membuat dirinya dijauhi secara eksklusif di pesta dansa). Mereka semua memberikan persembahan operet yang begitu memukau, campuran dari drama, nyanyian dan tari-tarian.
Setelah persembahan operet dari para mahluk dongeng selesai, acarapun segera berganti ke the real deal: pertandingan dimulai.
Dimulai dengan adu Jampi Otot di lomba tarik tambang. Para gadis penyihir dari asrama 2006 Fantastixx berhasil menyulap bisep mereka menjadi sebesar gardu dan membantai lawan-lawan dari asrama lain. Sungguh bukan pemandangan yang indah untuk dilihat, ngomong-ngomong.
Seolah tidak mau kalah, para pria dari Asrama 2005 Spektakuler juga menunjukkan kemampuan terhebatnya merapal mantera dan menarik tali tambang. Para prianya menunjukkan strategi yang sempurna dalam pemakaian Jampi Otot sehingga kemenangan pun berhasil mereka raih saat itu.
Walaupun malah telah tiba, dan para hantu sudah mulai bersliweran di lorong-lorong, lomba masih dilanjutkan! Kali ini lomba Ramuan. Ada empat tim dari empat asrama yang berlomba membuat ramuan berbahan dasar jagung yang termanjur.

Dari asrama 2006 Fantastix, Chef Dessy Fardiani dan rekan-rekan menunjukkan kreasi ramuan terbaru mereka dengan membuat rolade jagung asam manis serta puding jagung karamel. Para juri nampaknya begitu terpukau dengan menu tersebut sehingga mereka memutuskan asrama 2006-lah yang menjadi juara di lomba Ramuan kali ini.
Seselesainya lomba Ramuan, maka hari pertama Olymphiart pun berakhir sudah. Kedudukan poin tertinggi sementara dipegang asrama berlambang singa, 2006 Fantastix dengan 21 poin. Disusul oleh asrama 2005 Spektakuler dengan 16 poin. Asrama 2007 Superstar dan asrama 2008 Eightcellent menyusul dengan 8 dan 3 poin.
Tetapi tentu saja, perjalanan masih panjang. Masih banyak lomba dan jampi-jampi yang harus dirapal, sampai akhirnya kita bisa mengetahui siapakah pemenang Piala Asrama tahun ini. Kita lihat saja nanti. Akan aku kabari kamu lagi bagaimana kelanjutannya, oke. ;-)
Uh, oh. Pergi dulu. Ada burung hantu yang baru sampai.
d.roo, 20 tahun, penyihir setengah elf
Sha, 18 tahun, penyihir keturunan muggle