Alkisah di negeri nun jauh di sana,
terciptalah sebuah sayembara
'tuk menemukan kisah dan dongeng terindah.
Banyak orang mencoba,
tapi hanya dua yang berbeda..
Inilah kisah dari mereka berdua,
cerita dari negeri nun jauh di sana...
Kemeriahan terdengar dari luar Nangornia Megaplex, ketika aku memasuki ruangan studio pemutaran Film Pendek. Sayembara yang untuk kedua kalinya diadakan oleh para penyelenggara perebutan Piala Asrama ini diikuti dengan antusias oleh para murid dari seluruh asrama.
Fenomena apakah ini? Apakah kehidupan di Institut Penyembuh Nangornia sesantai itu kah? Hm. Tahun ini para pengirim Film Pendek kembali dipenuhi oleh asrama 2006 Fantastixx yang mengirimkan tiga dari maksimal tiga fim. Sementara asrama lain cukup irit dengan mengirimkan masing-masing asrama satu film.
Pertunjukan dibuka oleh film dari asrama 2006 Fantastixx yaitu film yang bertemakan 'Diary'. Film dari Gery Permadi ini berhasil memukau dengan cerita komedi romantis yang unik dari penyihir muda asrama 2005 Fantastixx yaitu Iyem dan dibantu aktor-aktor pendukung yang tampil memukau, Rizki dan Bebs.
Film kedua dari asrama 2007 Superstar mengirimkan film yang berjudul dalam bahasa perancis (yang terlalu sulit dirapalkan oleh aku penyihir yang memiliki nilai sangat rendah dalam mata pelajaran merapal mantera) kembali bercerita mengenai cinta dari sisi yang berbeda. Setting yang dibangun dari film ini sangat klasik, dan dandanan dari para pemain juga sangat maksimal. Super!
Film ketiga, kembali diisi dari asrama 2006 Fantastixx yaitu film yang berjudul 'Hari Ini Adam Potong Rambut' menceritakan kisah yang sangat cantik yang dimainkan dengan sangat menawan oleh Andhika dan Vania serta Andrew yang berhasil membuat lukisan para kepala sekolah terbangun karena standing applause yang diberikan para penikmat film. Bravo!
Asrama 2006 Fantastixx kembali memukau para penikmat film, dengan film yang berjudul 'That Guy Wasn't Me' yang menceritakan seseorang pria yang ternyata memiliki penyakit aneh yang terinspirasi dari pelajaran Telaah Muggle pada tahun kedua mereka. Hm… ternyata pelajaran Telaah Muggle bermanfaat juga.
Kembali dilanjutkan oleh film dari asrama 2008 Eightcellent yang berjudul 'Mozaik', yang memiliki tema kisah cinta klasik yang unik. Asrama 2008 Eightcellent sebagai angkatan termuda ternyata cukup berhasil memukau dengan film cinta dari sisi yang berbeda.
Kemana asrama 2005 yang terkenal dengan kehandalannya dalam pembuatan film bergenre komedi?
Ternya pemutaran film ini berakhir dengan sangat indah dengan penutupan dari asrama 2005 Spektakuler. Film yang berjudul 'Legend of Palaboy' berhasil membuat para peri rumah terpingkal-pingkal. Jujur saja, tertawa mereka yang bernada tinggi –bahkan cenderung cempreng sangat mengganggu telingaku. Film persembahan terakhir dari asrama 2005 Spektakuler ini, benar-benar membuktikan kehebatan mereka dalam membuat film komedi yang menghibur.
Bagaimana hasilnya? Entahlah, aku harus buru-buru pulang karena diluar terjadi badai yang sepertinya lagi-lagi dikirim oleh para peri rumah. Apalagi dengan ketidakadaan Nimbuz 2000-ku, aku harus berjalan mengarungi badai ini. Ah dasar peri rumah pemalas.
d.roo, 20 tahun, penyihir setengah elf
Sha, 18 tahun, penyihir keturunan muggle